"Kemana aja lo Yud?"
"Maaf gan ane kemarin-kemarin sibuk pacaran."
"WOII.. YUDHI PUNYA PACAR...cieee... (temen A-Z dateng) Ciiieeeee
A : Ciee... laku juga lo yud.
F : sial bener tu cewek.
Y : Siapa yud cewekmu ?
"motor gan"
"*Seketika hening dan membubarkan diri*"
Melanjutkan cerita dari SEMINUNG (Part 1), selepas kapal menyandarkan didermaga.
Kami langsung melanjutkan tempat berikutnya,
Ekspetasi : Pantai
Kenyataan : Masih danau
Rencana awal kami ingin langsung melanjutkan ke pantai krui yang berada di daerah Lampung.
Tapi dikarenakan rasa lelah dan keadaan sudah sore, jadi kami mengurungkaan niat itu.
Lalu kami putuskan untuk kesini..
Tapi dikarenakan rasa lelah dan keadaan sudah sore, jadi kami mengurungkaan niat itu.
Lalu kami putuskan untuk kesini..
Kami langsung kedaerah komplek wisma pt.pusri yang berada di tepi danau ranau.
Setelah izin dengan pegawai disana yang dilakukan oleh Mahardika. Kamipun diperbolehkan mendirikan tenda..
Setiba disana sang matahari sudah mulai menghilang dan digantikan kegelapan secara perlahan,
Sungguh menjadi perpaduan yang indah bukan.?
"Kece yud"
"Makasih gan"
"Pemandanganya"
"Sudah kebaca"
"HAHHA.."
Seusai mendikan tenda kami langsung bergegas untuk solat magrib terlebih dahulu..
"Tumben yud"
"Astagfirullah.. orang solat dibilang kayak gitu."
"heheh...maaf-maaf yud"
"Gak jadi ahh solat #lahhh"
"Kampret"
Lagi-lagi malam itu langit menampakan wujudnya yang indah dengan gugusan bintang berjajar secara berantakan.
Dengan sitemani secangkir kopi susu dan lantunannyanyian dedek raisa lagu dari speaker sederhana yang dibawak. Kami dan lebih tepatnya 2 wanita yang ada masak untuk makan malam kami..
Pasti enak nih, tidur nyenyak, aromanya sedep pasti nanti..
*3 jam kemudian, SERIUS*
Setelah izin dengan pegawai disana yang dilakukan oleh Mahardika. Kamipun diperbolehkan mendirikan tenda..
Setiba disana sang matahari sudah mulai menghilang dan digantikan kegelapan secara perlahan,
Sungguh menjadi perpaduan yang indah bukan.?
"Kece yud"
"Makasih gan"
"Pemandanganya"
"Sudah kebaca"
"HAHHA.."
Seusai mendikan tenda kami langsung bergegas untuk solat magrib terlebih dahulu..
"Tumben yud"
"Astagfirullah.. orang solat dibilang kayak gitu."
"heheh...maaf-maaf yud"
"Gak jadi ahh solat #lahhh"
"Kampret"
Lagi-lagi malam itu langit menampakan wujudnya yang indah dengan gugusan bintang berjajar secara berantakan.
Dengan sitemani secangkir kopi susu dan lantunan
Pasti enak nih, tidur nyenyak, aromanya sedep pasti nanti..
*3 jam kemudian, SERIUS*
Aromanya sedep bener..
Tapi... NO COMMENT
Tapi... NO COMMENT
Ane hargai usaha wanita super ini, walaupun 3 jam menunggu ini semua.
Sembari menikmati sosok alam yang begitu menakjubkan, perutpun sudah cukup kenyang.
Setelah cukup malam, kami memutuskan untuk tidur.
Dan saat pagi menjelang.
Gunung yang kokoh berdiri tegak dipinggir danau yang biru bak lukisan dipagi hari menyambut pagi kala itu.
"Apa yang kalian makan yud? Masak yang kayak semalem?"
"TIDAKKKK... cukup spageti alaala aja pagi itu."
"Alhamdulillah yud"
"wkwkwk"
Setelah sarapan kami mencuci piring dipingir danau (awalnya),
Ane rasa kehadiran ane sebenrnya tidak diharpkan disaat itu dan menjadi penganggu. hmm
Setelah hampir 1 jam, kamipun selesai cuci piring (awalnya).
Langsunglah kami membereskan tenda karna kami akan langsung pulang pagi itu.
Setelah tenda dan perlengkapan kami selesai, kami diajak sang danau untuk berfoto bareng sebagai kenang-kenangan bagi mereka.
Hasil foto diambil deket wisma, 5000 yang kecil 10000 yang besar. *Berasa kondangan kalo kayak itu*
Setelah pamitan dengan petugas wisma, kamipun berangkat kesini..
"Pulang woi pulang"
"Kenapa lo gan"
"Pengennnnnn kesanaa"
"Ya udah, pergi aja."
"Temeniinnn"
"Ogahhh... tapi kalo dibayari hayukk.."
"Disitu gw mau bacok lo yud"
Sepulang dari hamparan sawah dan air terjun yang berada diseputaran danau jakabaring ranau. Barulah kami pulang menuju Palembang.
Sungguh perjalanan yang luar biasa..
Dalam sebuah perjalanan pastilah menemukan hal baru yang dibawah pulang, bukan berarti dalam bentuk foto melainkan kepuasan hati dan banyak lainnya yang tidak bisa diutarakan lewat kata-kata.
Ane bersyukur masih bisa diberikan waktu dan kesempatan untuk melakukan ini semua walaupun tidak sesering dengan yang lain.
Banyak sekali hal buruk ane yang mesti harus diperbaiki walaupun bertahap dan lewat perjalanan ane lebih mengenal ane sendiri.
Mari semua belajar jadi yang lebih baik kedepannya.Terima kasih atas perjalanannya dan ceritanya Adit, Mahardika, Merean, Kak Eki, Tika, Una.
# SEE YOU NEXT TRIP





Tidak ada komentar:
Posting Komentar