Berhubung semangat nulis lagi menggebu-gebu ane mau lanjutin cerita ane dan temen-temen ke kiluan ahhh... Lanjutan dari ceita sebelumnya di LPP ke Kiluan Bay (Part 1) .
Setelah penjemputan
Saat semua sudah berkumpul di penginapan tiba-tiba....
Kak Dita mengaum-ngaum yang ternyata kekesalannya dikarenakan hilangnya selang pernapasan untuk menyelam 1
Semuapun mencari, semuapun berteriak aw..aw..aw ah.. ahh.. ahh #GagalFokus
Ketakutan terbesar kami apabila ternyata benda itu tertinggal di
Kemudian...
"Inidia selangnya. *teriakan seseorang*"
"Siapa itu yud ?"
"Dia adalah.......*instrumen seram* AKU,
Aku adalah imam"
"Kirain lo Yud -___-. Siapa dia ?"
"Dia kakak yang berasal dari pagar alam, bukan hanya alamnya saja yang mempunyai pagar. Gigi kak imam pun tak luput dipagarinya. *PIECE* heheh.."
Dia menjadi pahlawan bagi seseorang saat itu #eeaaa
Setelah semua amarah meredam ane pun bergegas pergi
Dikarenakan hari itu adalah hari jumat. Maka, sebagai umat muslim kami kaum lelaki tampan berbegas untuk solat jumat.
Tapi apalah daya saat itu, karena capek berenang rasa ngantuk tak tertahankan dan hal hasil selepas solat ane pun pingsan..
Iyaa.. serius nih ane pingsan..
"So, gw harus peduli gitu?"
"Yaelah,, tanyain kek basa-basi kenapa? Please. Nanya atau mutilasi *MAKSA"
"Apapaan ini yud -___-". Kok bisa langsung pingsan yud? *tanya dengan terpaksa*"
"Iya gan, ane pingsan . Pingsan ditempat tidur soalnya ngantuk HAHAHAH... "
"-______-"
Akibat karna ane ketiduran tadi, ane ketinggalan moment penting, moment makan bersama.
Dan hampir saja ane ditinggal oleh rombongan untuk pergi ke laguna..
"Tempat apaan itu yud ?"
"Kolam berenang pribadi ane gan yang sengaja ane buat"
"Biasa maen di comberan kok yudyud.. Emang bisa berenang?"
"Lumayan.(titik)"
Untungnya dugong( sebutan
Bergegas lah ane menyusul yang lain dengan kondisi
-Nyawa masih terkumpul 65%
-Kelaparan
-Kesendirian yang cukup lama #ehhh
Dengan kondisi demikian ternyata kita harus melawati menaiki gunung lewati lembah bunga-bunga indah terbang menawan (nostalgia film ninja hatori).
Setelah melewati bukit dan ternyata kami tiba di pantai yang jernih. Lalu kami harus merayap dipinggiran batu pantai untuk mencapai Laguna tersebut.
Princes yang saltum (Pelajaran buat yang lain kalo kesini)
Tapi semua itu terbayar
Eng..i..eng.... Ini lah yang ane maksud laguna gan..
"Yud, kesana lagi nyokk !!"
"Ogah kalu lu ikut gan...Hahaha."
Keracunan belum yang ngelihat ini ?
"Wihh... Air diterjen. Jorok yah !"
"Muke lo bau kencur. Itu ombak gan ombak.
Sesekali ombak datng menerjang tebing karang dibalik lagunanya."
"HAHAHA,.. Muke lo ancor yud."
Sebelum nyebur ane makan SENDIRI terlebih dahulu yang sengaja dibawak untuk mengisi perut.
Setelah kenyang dan semua nyawa telah kembali ,
Berasa bisa berenang
"Wihh.. ubur-ubur !"
"#kalem . Ciee... yang ngiri"
":((("
Telur bekicot haha..
*abaikan pose ane yang kece dan perhatiakn kacamata wanita berhijab pink bagia belakang.*
Setelah puas memanjakan diri di laguna bersama mereka dan dirasa cukup juga cuci mata juga (cc bagi yang lihat). Kamipun pulang dengan pesawat teratur.
Kebetulan ane berada di rombongan terakhir dan berhasil menjadi obat nyamuk..
Nyingggg..nyinggg,...
Saat senja berganti malam, kami mencoba menghibur diri dengan melakukan permainan aneh yang membuat gelak tawa semakin petcahhhhh.. HAHAH..
Obrolan panjang kami lakukan kembali yang sebenarnya ane bingung apa aja yang sudah diobrolin bersama mereka.
\
"Gak keluar gitu yud, jalan2 di pinggir pantai?"
"#emotsedih"
"Kenapa Yud? #SokCare"
"Jadi ceritanya? bhjgdfueibdcgcduibxis... begitu gan. Sedih kan"
"Ohh..gitu."
Malampun semakin larut, beberapa orang mulai tereliminasi. Tapi tidak untuk dengan beberapa orang (Ara, Kak icha, Kakun, Adit, Asep(kalo gak salah), Rizki, Nina, Aliando (ane sendiri)). Yang masih lanjut dengan obrolan dan desah tawa dengan kapasitas rendah ditemani suara ombak hahah..
Dirasa cukup kamipun memutuskan untuk tidur.. ZZZTTTttt...
"Yud..yud jadi gimana cerita sebenarnya yang lo bilang ehuidgcevcbeyufcvebv tadi ?"
"HAHAH.. KEPO LO GAN.
Jadi ceritanya.. ane sudah minta bawain si Rian tenda untuk didirikan dipinggir pantai. Ane bermaksud rela ditenda sendiri untuk bisa merasakan deraian ombak..
Tapi ternyata estimasi ane untuk tempat penginapan yang dipinggir pantai jauh dari harapan.
Rencana awal kami memang ingin menginap dipulau kelapa. Tapi, ternayata pulau kelapa sudah penuh dengan wisatawan lain. Jadi, keadaan perkampungan itu dirasa tidak cukup bagus untuk berjalan-jalan di pesisir pantai pada malam hari. Tapi, itulah perjalanan. Selalu tidak bisa diprediksi,
Ane bersyukur dah walaupun harapan itu tidak terlaksana. Tuhan punya rencana lain pastinya. hehe.."
"ohhh.. sipp yud. !!"
PAGI DI HARI KE-2
Seusai makan pagi dan sedikit jalan, kami bersiap melakukan perjalanan kembali ke "Pulau Kelapa".
Bidadari sungi musi
Pengeran bukit siguntang (Itu cewek 1 selir kita)
Ojek kita
"Kok putih-putih?"
"Dress code kita gan. Udah dipersiapin untuk hari ini ditambah lagi ada kejutan ...""WAW.. AKU TERKEJUT"
"Bukan..bukan untuk lo gan"
Sekitar 15 menit diperjalanan..
Jernihnya air, putihnya pasir ditambah pemandangan kece bukit barisan. Masih kah kita mau tidak bersyukur atas pemberian tuhan ini kepada kita ?
Terima kasih ya allah swt.
Walaupun pagi itu cukup terik tidak mengahalangi kami untuk menikmati alam itu.
Lalu kamipun mulai mampersiapkan...
Kami memakai dress code serba putih ini selain biar terlihat kompak kami berencana untuk memberikan surprise kepada wanita dengan sentuhan chocochip yang sedang berulang tahun hari itu.
Dan ini lah wujud wanita itu..
KAK TIKA DENGAN GELAS KACAMATA
happy birthday kak tika 34 24 th. 02-01-2015
Tampak terkejut bukan main dengan ekspresinya dikala itu, dengan balon yang sudah kami tiup dengan hidung 2 mulut untuk 1 balon #Jangandibayangi.
Ditambah lagi adit sudah membawa juga topeng-topeng ala artis cowok korea yang menjadi kesukaan kak tika.
"Ntahlah ane bingung kenapa banyak cewek menggilai artis sipit dengn kulit bersih dari negera itu.
Tapi setelah dipikir ribuan Lah ane sebagai cowok dikasih cewek korea juga mau juga kok" HAHAH.."
Jika kalian mengenal kimbum dalam film BBF. Dia ada dalam rombongan kita gan..
Jika kalian melihat cowok bertopi orang kedua dari kanan. Itu lah kimbum yang sebenarnya..
"ITU LO YUD? JANGAN RUSAK PAMOR ARTIS YANG ASLI YUD !!!"
"Wew.. Marah loh.. HAHAH..""Kesel aja gue !! "
"Kesel nape lo gan?"
"Karena kimbum itu ane yud. HAHAH.."
"prett.."
*CIATTT
Bersatu bersama alam. Tarik nafass hembuskan lewat bokong mulut
Meditasi ala ala ala ala ala..yihaa
Saat keriuhan terjadi, terdengar kabar dan dikasih kenyataannya.
Ada seseorang meninggal tadi pagi dan jenazahnya baru ditemukan. Jenazah ternyata diletakkan ditengah pulau dan teman-temannya menangis mengelilingnya.Ane pun SHOCK dengan kejadian itu,
Saat sebuah liburan harus diganti dengan kesedihan seperti itu..
Mungkin lah kenapa tuhan tidak mengizinkan kami untuk menginap di pulau kelapa ini...
Setelah melihat itu, rombongan ane berkumpul untuk saling mengingatkan agar selalu berhati-hati,
tapi ane segera melecit ke pantai. Karna ane tidak mau tenggelam akan kengerian itu..
Disusul yang lain, kita bermain di pantai lagi ni. *ANAK PANTAI MAMEN*
Tidak ingin hanya rombongan cowok yang menikmati pantai,kamipun segera mencari tumbal..
Orang dengan segala pecicilannya, dengan segala kegilaannnya (ARA). Menjadi korban pertama kami...
Yang ultah pun tak luput dijadikan korban..
wong ganteng
Masih penasaran sampe sekarang siapa makhluk yang menulis pujian itu ?
Kalo ada yang ngaku pengen dikasih hadiah.. :pp
Setelah cukup lama disana. Kamipun dijemput kembali oleh si abang kapal untuk pulang.
Sedikit tidak rela meninggalkan pulau nan elok itu terlalu cepat..Tapi kami harus berbegas pulang...
Sesampainya dipenginapan lagi, segera kami membasuh badan dan makan siang untuk terakhir kali disana.
Sekitar pukul 14.00 wib mobil jemputan datang..
DAN KAMIPUN HARUS MENINGGALKAN KILUAN :((
Sepanjang perjalanan pulang, baru lah anee merasakan buruknya akses jalan menuju kiluan dari gerbang utamanya. Sangat disayangkan, semoga dikala ane bisa kembali kesini lagi, Tempat ini akan jauh lebih baik lagi, terutama dalam segi jalan akses menuju kesana. Amin
Pintu gerbang 'teluk kiluan dolphin' .
Pulau Kelapa tampak dari kejauhan
Sekitar 3-4 jam kami lalui kembali menuju kota Bandar Lampung.
Setibanya disana kita menginap dirumah kediaman dari keluarga kak Malik.*Ketemu air tawar yang sebenar-benarnya untuk mandi* HAHAH..
Belah duren ahhhh....
Malam terakhir di Lampung saat itu kami putuskan untuk menyantap durian, sungguh luar biasa lah.
Pagipun datang kembali,Kami pun langsung menuju ke stasiun Tanjung Karang untuk pulang ke Palembang.
13 Jam lagi harus kami lalui lagi untuk bisa sampai dan kali ini ane lega bisa sempat tertidur di kereta.
Sungguh bahagia bisa melakukan perjalanan sama mereka, semoga ini bukan perjalanan terakhir kita. Terima kasih semuanya
SEE YOU NEXT TRIP ALL :)))





-_- 34 tahun.. -_-
BalasHapus